banner blog

December 13, 2011

Lost In Jogja

Boleh jadi ada cerita “Lost In Papua”, tapi gak ada untuk “Lost In Jogja”. Ngitarin Jogja sebatang kara, hanya dengan berbekal peta kota jogja dan peta rute bus trans jogja.

Berikut ini hasil penelusuranku selama berada beberapa hari di jogja.

Cihui…. akhirnya nyampe Jogja dengan -alhamdullah- selamat. Pas turun dari pesawat, langsung disambut keramahan hujan jogja. untungnya ditangga pesawat dibagiin penangkal hujan -baca:payung-. Melangkah menuju tempat kedatangan, ambil gambat dulu ah…

 

 

Foto pertama saya sejak menginjakkan kaki di kotanya SRI SULTAN HAMENGKUBUWONO dengan latar belakang seorang embak-embak sedang ngebatik di pintu kedatangan bandara adi sucipto. ada vokalisnya shaggy dog juga tuh disamping gw. :D

Kelar poto moto, langsung pesen taksi bandara menuju JokTeng -pojok benteng- kulon, kosan keluarga yang tulus dan ikhlas nampung gw selama disini.

 

Nyampe kosan, istirahat dulu ah…

to be contineud …

February 14, 2011

Injury Time

Perjuangan melelahkan yang banyak menguras emosi, tenaga, pikiran, air mata, dan darah (hehe… sedikit mendapat sentuhan, biar lebih dramatisir) akhirnya akan segera berujung.

berkas wisuda udah masuk, yang mengisyaratkan bentar lagi bakal dapat gelar baru.

Saatnya daftar wisuda (via online) @ http://unhas.ac.id/akad/wisuda/ tapi belum bisa langsung registrasi, soalnya belum dapat Personal Identification Number

-tampilan awal http://unhas.ac.id/akad/wisuda/ -

February 6, 2011

Time Is Up

Akhirnya, berakhir juga program profesi NERS. Setelah menuntaskan "gerbong peminatan".

Ini merupakan gerbong yang paling menguras emosi, gimana tidak, ada oknum dalam kelompok yang hobbynya ngalpain orang. Belum lagi yang doyan "cari muka". ko’ ada yah orang seperti ini, tidak mensyukuri muka yang diciptakan untuknya. sampai bela-belain ngorbanin temen kelompoknya sendiri untuk memuaskan nafsunya.

January 4, 2011

Bando?

Senin ini, hari pertama dinas di Intensive Care Unit untuk "gerbong" terakhir Program Profesi Ners, "gerbong peminatan" meskipun titelnya "peminatan", tapi tidak semua mahasiswa dapat jatah sesuai dengan apa yang mereka minati, tapi dengan mendapat sedikit pemaksaan, teror psikis, dan dengan keterpaksaan -jadi curhat-, pas gitu dapat giliran shift malam. Meskipun sebelumnya udah pernah dinas di tempat yang sama waktu "gerbong GaDar" tapi cuman shift pagi sore doang. Jadi ini bener-bener shift malam yang pertama di tempat ini.

Gak ada yang beda dari dinas sebelum-sebelumnya di ICU, observasi vital sign, takur-takar urin atau lebih populer dengan istilah "TakUr", tujuannya sih untuk menentukan intake dan output seorang pasen. Ditempat ini beda dengan shift malam diruangan lain, kalo disini lumayan dapat keringanan -dinasnya gantian- saya dan beberapa teman dapat giliran melek sampai jam 3, beberapa orang lainnya istrahat duluan trus kemudian bangkit untuk melanjutkan sisa shift dari jam 3.

Inti yang saya mau ceritakan sebenarnya bukan disitu, berikut ceritanya:

Pas -gak pas pas banget sih sebenarnya- jam nonjok angka 2. Seorang pasien dalam keadaan menghawatirkan, Perawat dan Dokter udah berjuang mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki. Mulai dari prosesi RJP, sampai masukin macam-macam obat via suntik. Sampai terakhir ngerelain tuh bapak mendahului pasien yang lain, karena gak bisa diselamatkan lagi. Innalillah…

Dapat jatah ngelepas semua pernak-pernik yang terpasang, mulai dari infus, NGT, CVP, ECG, Ventilator -maaf kalo ada yang gak ngerti ini jenis makanan apaan, tapi yang pasti ini bukan merek lem korea- semua udah terlepas, sekarang tinggal ngikat kaki, tangan, dan kepala nih mayat. semua berjalan normal dan semestinya sampai dibagian terakhir, "ngikat kepala". Dibagian ini paling mendebarkan dan mencekam -sedikit di dramatisir- soalnya ini pengalaman pertama ngikat kepala orang yang udah gak napas. Sebelum-sebelumnya sih cuman ngikat kepala teman yang masih napas itu juga udah lumayan lama, pas demo depan gedung DPR RI di Jakarta. Dan juga pernah sekali masangin bando ke anak kecil. Dengan tehnik pengikatan yang beda pastinya. Kalo untuk nyopotin tuh alat-alat sama ngikat kaki ama tangan, udah bukan pengalaman pertama lagi.

Tapi "Show Must Go On" hehehe. -emang apaan?- Meskipun dengan perasaan ser-seran.

"Maaf yah pak saya ikat seadanya aja" -dalam hati- mungkin akan membuat sedikit nggak yaman diliatnya. Dan semoga perjalannya dilancarkan yah pak -amin- 

Udah jam 3 lewat 30 menit, teman yang mau gantiin melek udah terbangun -meskipun tampak dari raut wajahnya, keliatan gak niat baget untuk bangun- dan saatnya saya rehat. Tapi tambah bingung, mau istirahat dimana. Udah dapat instruksi dari petugas ruangan untuk naik ke Bed Pasien yang gak berpenghuni, tapi Gak nafsu banget tidur di bed pasien.

***

Pas nyampe rumah, nyetel tivi dapat siaran yang cukup nyambung dengan kejadian beberapa jam lalu di ICU, seorang nampak ngebungkus tulang belulang manusia untuk persiapan pesta adat prosesi pemindahan makam. Dari Pemakaman sementara ke pemakaman tetap. Salah satu prosesi adat di Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan.

Semprna, Kaya’nya malam ini bakalan dapat bonus "nightmare"

December 5, 2010

Duet Maut

October 15, 2010

Bday Party

 

Wuih… senang banget hari ini, efeknya masih berasa saat tulisan ini diketik.

Gimana gak girang, dapat surprise party (gak surprise surprise banget sih sebenarnya) tapi yang pasti bisa ngirit dari todongan traktiran temen-teman.

Acara yang berlangsung gak ada khidmat khidmatnya (benar gak sih tulisannya) sama sekali ini, direncanakan dengan sukses oleh ammy  dan yurni. Dan dihadiri oleh tak kurang dari 50an teman-teman yang emang lagi pada ngumpul tuk praktek profesi keperawatan komunitas dan keluarga di kecamatan yang sama. Jadi cukup gampang mobilisasinya. Hehe

Sekitar jam 4 sore, teman-teman dari posko lain udah pada merapat ke posko ku, dengan mobilisasi dua tokoh utama yang telah disebutkan diatas tentunya. Setelah semuanya siap berangkat, langsung menuju TKP, yang kebetulan emang paling dekat dengan poskoku. Bukan di café, Rumah Makan, atau ditempat yang layaknya orang merayakan ulang tahun. Tapi di Sebuah Bendungan Irigasi. Asli Keren Banget.

Sampai ke lokasi, Langsung buat lingkaran besar dengan dikomandoi oleh Lambace’ (Nama sebenarnya firman, tapi itu terlalu kedengaran bagus untuk dia, jadi di blog ini kita sepakati aja untuk memanggilnya lambace’) yang didorong oleh naluri keMCan dia.

Acara pun dimulai dibawah tangan lambace’, mulai dari sambutannya yang asli gak jelas banget, nyanyi lagu happy bday secara berjamaah, make a wish, trus potong kue, dan diakhiri dengan suap-suapan yang gak sukses, gimana mau sukses, baru mau nyuap tiba-tiba ada mahluk yang ngedorong dari belakang, tuh kue bukannya mendarat di mulut, malahan sukses buat muka cemong. Terlanjur udah ada yang cemong, acara dilajutkan dengan perang kue (yang sebelumnya gak ada di agenda acara) trus ditutup dengan sesi pemotretan.

Jam 6 sore, acara berakhir dan kembali ke posko masing-masing.

Click DISINI untuk lebih yakinnya.

Satu yang pasti, Ini adalah ulang tahun terindah sepanjang hidupku.

Thanks Honey. 

September 14, 2010

Time Machine

Setelah sempat sedikit bernafas lega, akhirnya rutinitas praktek profesi kembali berlanjut. Kali ini digiring dengan mesin waktu untuk berada di suasana 30 tahun kedepan.

Panti wredha gau mabaji kabupaten gowa, sulawesi selatan, menjadi tujuan mesin waktu kali ini, dan akan berada di tempat ini lebih kurang tiga minggu kedepan.

Hari pertama langsung berusaha mengakrabkan diri dengan kakek dan nenek penghuni panti wredha.

Sedik lucu sih, ada seorang nenek yang bercerita: Pertama dia masuk ke tuh panti, katanya dipaksa ama keluarganya dan dia sempat menolak ampun-ampunan, meronta-ronta gak tega, dan dilengkapi dengan tangis tak rela. Dia nolak bukan karena di panti ini dia bakal di paksa nikah dengan pangeran William, tapi dia beranggapan kalo manusia lanjut usia -manula- yang dimasukin ke panti wredha, bakalan di jadiin manusia yang diawetkan -mumy- trus diekspor keluar negeri.

emoticon -langsung ketawa guling-guling ngakak ngedengarin curhatan tuh nenek-

tapi kayaknya tuh nenek gak bakalan menyesal sepanjang -sisa- hidupnya, dimasukin kedalam tuh panti wredha. Soalnya dia mendapatkan jodoh baru ditempat ini. 

August 5, 2010

Hari terAsem Sedunia

Pengalaman paling asem selama mengikuti program profesi NERS tepatnta di minggu terakhir Keperawatan Medikal Bedah di Ruang Perawatan Cardio vasculer Care Unit (CVCU)

Gimana gak asem, ada instruksi untuk membabat habis (baca: nyukur) rambut kemaluan seorang pasien yang mau diberikan tindakan kateterisasi jantung. ugh… gak rela sih sebenarnya. Gak rela banget malah, gimana gak rela, nyukur punya sendiri aja jarang-jarang, gimana mau tulus nyukur punya sih bapak yang seblas duablas ama kumisnya Hitler.

Lagian tuh pasien sebenarnya bukan di wilayah tanggung jawab gw. Tapi dengan alasan kemanusiaan, hehe. Dan dengan didorong oleh keinginan luhur, meskipun dengan berjuta perasaan ngilu tentunya, mau gak mau harus rela membulatkan tekad untuk ngewax tuh area.

Tindakan ini dilakukan dengan keadaan sadar meskipun masih dengan sisa sisa shok, dan dengan banyak paksaan dari seorang teman wanita yang mestinya dia yang melakukan musibah ini, tetapi tetap dengan menggunakan handscoen tentunya.

Beberapa menit kemudian Kerjaan ini pun usai, dan dengan keadaan lemas, disertai berbutir butir keringat segede batu bata berjatuhan satu satu. menadai kemerdekaanku.

 

Dan yang gak kalah bikin aku melongo, tuh bapak bapak minta tolong agar alat bekas cukurnya dibersihin, katanya sayang kalo di buang. lumayan masih bisa dipake motong kumis dan jenggot beberapa kali.

Terserah bapak aja deh. hehe 

emoticon 

July 24, 2010

Kemoceng Vs Pak Raden

tepat 15.00 wita, bela-belain "kabur" dengan seizin pemangku adat tentunya, dari tempat dinas untuk nuntun teman ke Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar, dengan Thunder 125 semata wayang milikku tentunya.

Semuanya berjalan normal seperti biasanya, dimulai dari nyolokin kunci, starter, trus masukin gear 1 sampe 5. Sampai saat memasuki area bandara, dengan membulatkan tekad untuk menerobos jalur yang haram hukumnya dilalui kendaraan roda dua (jangan salahkan saya yang belum bisa beli mobil) yang peruntukannya memang hanya untuk kendaraan berkaki empat.

PRITT….T…
Semprit seorang petugas keamanan bandara yang diliputi dengan kumis tebal. Kalo dilihat dari struktur kumisnya, Sepertinya nih orang hasil perkawinan silang antara pak raden dengan kemoceng.

[Jam 02 kurang 02 menit, kegiatan ngisi blog terhenti sejenak, dapat telfon dari teman yang tadi saya antar ke bandara, katanya dia di Kendari lagi kebanjiran. 47 menit 38 detik kemudian, reportase langsung dari lokasi banjir pun terputus. Dan saatnya lanjut nulis]

Biarpun tuh semprit makin meraung-raung, tetap aja tancap gas dengan pura-pura gak dengar, sampai persis didepan pintu keberangkatan. Yang pasti gak banyak kendaraan roda 2 yang bisa sukses sampai tempat ini, kecuali kendaraan delivery order tentunya. Trus buru-buru melanjutkan tancapan gas sepersekian detik setelah teman lepas dari boncenganku, untuk meninggalkan bandara.

Takutnya dikejar sama tuh satpam, dan dituduh Lelaki Tampan yang Gak Taat Rambu Lalulintas.

emoticon 

July 18, 2010

ngaDATE

akhirnya, dengan niat suci dan didorong oleh keinginan tulus, bisa juga nyempatin diri untuk update blog, setelah hampir sebulan gak pernah terjamah.

tapi masalah lain muncul, "gak tau mau ngeshare apaan" kejadian kejadian yang terjadi selama sebulan lewat, gak tersisa lagi dalam ingatan. 

beri saya waktu untuk mengingatnya! 

(keesokan harinya) Sudah bisa sedikit mengingat.

16 Juni 2010: Balik ke Kampung Halaman Tercinta, ngurus berkas pegawai, bela-belain pulkam, meskipun cuman 12 jam, karena dapat ancaman kalo gak ngurus berkas, gaji gak bakal dibayarkan. wadduh…! kalo sudah menyakut uang, harus diikuti tuh instruksi. hehe. ngurus NPWP juga (hari gini bayar pajak? apa kata gayus?) eh… dana tugas belajar juga udah cair. rejeki ampun-ampunan nih. ALHAMDULILLAH.

17 Juni 2010: Balik lagi ke Makassar dan langsung ke RS dinas malam.

19 Juni 2010: Secret…! sstttt…! 

10 Juli 2010: Menempati kos-kosan baru, yang lokasinya lumayan dekat dari tempat kuliah, dengan harapan jumlah hari keterlambatan dapat di minimalisir. hehehe. semoga.

masih di 10 Juli 2010: Ada ibu-ibu yang niat pengen nyomblangin anaknya. hehe… jadi GR. maaf BU’

11 Juli 2010: Jalan ke salah satu Mal di Makassar, niatnya pengen hunting buku, tapi terjebak diantara model-model cantik yang lagi jadi objek puluhan fotografer yang ikutan lomba moto, ada capoiera, dancer, dan perkusinya juga. cukup bisa ngilangin penat.

12 Juli 2010: Belanda kalah oleh Spanyol. Gara-gara PAUL mi itu. bakar saja itu gurita.

15 Juli 2010: Datang 07.30 di tempat praktek profesi. Dianggap gak hadir alias ALFA, telatnya cuman 15 menit, tapi karena sebelumnya emang ada kesepakatan kalo harus hadir 07.15, terima nasib aja, ganjarannya harus mengganti 2 hari. Udah bela-belain datang gak pake mandi, tetap aja datang setelah absen dibacakan

16 Juli 2010: Bonus 100 hari internetan unlimited akses SMARTku habis. siap-siap isi ulang.

18 Juli 2010: Refill SMART IDR 50000, dapat bonus 15 hari internetan unlimited akses (online lagi) berlaku sampai 2 Agustus 2010. Intinya, 3 agustus 2010, kirim sms R30 ke 333 untuk paket sebulan unlimited akses IDR 45000

19 Juli 2010: Nulis postingan ini.

masih banyak sih sebenarnya kejadian aneh. tapi beri aku waktu lagi untuk mengingatnya kembali.